Catatan Kaki

Meraut Ulas, Merajut Batas
Random Image

Begitu banyak hal yang bisa di temukan dalam hidup ini, begitu banyak pula hal yang bisa dibagi didalamnya. Disini kami berbagi walau tak pernah bisa semuanya.



Tersadarkan

Awalnya kukira kehadiran mereka menjadi hiburan buatku yang sehari-hari hanya bermain diruangan sempit ini. Melompat kesana kemari sambil sesekali berlari dan meneriaki tetangga sebelah yang kemudian turut membuat gaduh suasana. Beberapa anak kecil mengamati senang akan tingkah kami ini, sampai-sampai si gendut tidak merasa es krimnya meleleh tumpah ruah ditangannya.

Entah karena dianggap satu-satunya makhluk selain manusia yang jaraknya paling dekat —menurut Darwin— sering para orang-tua mengajak anaknya berlama-lama didepanku. Menunjuk-nunjuk kearah kami sambil kadang berusaha membagikan makanannya, kacang kulit, pisang, daun, bahkan temenku yang diujung sana kulihat sedang menghisap rokok pada suatu saat. “Entah manusia mana yang menyodorkan padanya”, geramku dalam hati. Apa yang terjadi kemudian ?

ooh…. UDara…udARa (fenomena alam seri 2)

Air kurang sehat, akan mudah kelihatan secara kasat mata dan kalau terasa tidak sehat perut akan mual dan seterusnya……, tapi udara sangat sulit dilihat bahkan asapnya juga. Padahal kedua hal tersebut sama penting dan selalu kita butuhkan setiap waktu (bahkan setiap detik). Kehati-hatian akan air, untuk memperoleh air yang lebih bersih sudah dilakukan banyak orang, tetapi untuk menghindari udara yang tercemar atau memperoleh udara yang bersih, banyak orang masih tidak mau tau (cuek). Padahal akibatnya sama / mirip antara resiko tercemar air dengan tercemar udara. Read More